Bursa Otomotif - Setelah sebelumnya dinantikan oleh
sejumlah produsen juga pengguna, ada kekhawatiran bahwa program mobil murah
ramah lingkungan atau LCGC tidak jadi dituntaskan pada akhir tahun ini. Hingga
dua hari kerja menjelang tahun baru 2013 (Jumat besok dan Senin), belum ada
tanda bahwa program ini akan segera diumumkan ke publik.
"Sampai minggu lalu, program ini saja belum
selesai," ujar pimpinan Gaikindo (Gabungan Industri Kendaraan Bermotor
Indonesia). Jadwal yang terus mundur ini mau tidak mau seakan mengesampingkan
investasi besar terhadap program LCGC.
Sebelumnya, Menteri Perindustrian MS Hidayat mengatakan,
regulasi tentang mobil murah ramah lingkungan sudah berada di Kementerian
Keuangan. Lebih tepatnya, regulasi sedang masuk dalam tahap pembahasan mengenai
LCGC di Badan Kebijakan Fiskal Kementerian Keuangan.
Kabar terakhir menyebutkan bahwa regulasi ini diharapkan
tuntas pada akhir Desember. Sebelumnya, regulasi diprediksi tuntas pada bulan
November. Pembahasannya sendiri mencakup kategori mobil listrik, hybrid, dan
hemat BBM. Pembahasannya mencakup golongan LCGC, kapasitas mesin, daya tempuh
per liter, dan sumber energi baru terbarukan.
Selain Agya - Ayla, pihak Mitsubishi melalui produk Mirage
sudah menyatakan akan ikut turun di segmen ini. Semua mobil yang diproduksi di
dalam negeri akan memiliki kandungan lokal 80 persen. Hal ini sudah menjadi
syarat utama dalam program pemerintah tersebut.
(kpl/nzr/bun)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar